PEMDES Bagus gelar Rembuk Stunting

  • Jul 06, 2026
  • Elbi Murdani

KIM BAGUS Transparan Mehabarkan , Senin 6 Juli 2026 -Pemerintah Desa (Pemdes) Bagus telah sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rembuk Stunting guna memperkuat komitmen lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan masalah gizi anak di wilayah desa. Rapat yang berlangsung di Balai Desa Bagus ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), bidan desa, kader Posyandu, PKK , Kader KPM serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini difokuskan untuk memetakan data kesehatan balita, menyelaraskan program intervensi spesifik dan sensitif, serta merumuskan prioritas kegiatan penanganan stunting yang akan diintegrasikan ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Fokus Utama dan Komitmen Bersama
Dalam rapat tersebut, beberapa poin krusial menjadi sorotan utama pemerintah desa dan para pemangku kepentingan:

  • Evaluasi Data Konvergensi: Pemaparan data terkini mengenai kondisi tumbuh kembang balita dan ibu hamil untuk mengidentifikasi wilayah dusun yang memerlukan perhatian khusus.
  • Peningkatan Kualitas Layanan: Memastikan optimalisasi fungsi Posyandu, kelancaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis protein hewani, serta edukasi kesehatan bagi keluarga berisiko.
  • Penyusunan Anggaran: Mengarahkan alokasi Dana Desa agar memprioritaskan program kesehatan dan pembangunan manusia sebagai upaya menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Langkah Strategis 
Kepala Desa Bagus dalam sambutannya menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi aktif. Oleh karena itu, melalui forum musyawarah ini, seluruh pihak menyepakati rencana aksi terpadu yang akan menjadi panduan dalam perencanaan pembangunan desa jangka menengah maupun tahunan. Pemdes Bagus juga mendorong adanya pelaporan berkala agar tumbuh kembang anak di desa dapat terus dipantau secara akurat dan tepat waktu.

Pelaksanaan rembuk stunting ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan daerah yang mewajibkan setiap desa untuk memprioritaskan anggaran penanganan stunting guna menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sejak dini. Dengan adanya komitmen yang kuat dari Pemdes Bagus, diharapkan angka stunting di desa dapat terus ditekan hingga mencapai target zero stunting. (EM)